Dialektik News — Gerakan Pramuka kembali menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Temu Penggalang dan Giat Prestasi (TPGP) Kwartir Ranting Posigadan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Desa Sakti, Kecamatan Posigadan, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Membangun Generasi Penggalang Berkarakter, Berprestasi, dan Berjiwa Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dihadiri Bupati Bolsel Iskandar Kamaru bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dan Ketua TP-PKK Bolsel Selpian Kamaru-Manoppo.
TPGP menjadi salah satu wadah bagi anggota Pramuka Penggalang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter melalui kegiatan pembinaan, edukasi, dan berbagai aktivitas prestasi. Peserta didorong untuk mengembangkan kemandirian, keterampilan, kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebangsaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Deddy Abdul Hamid selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bolsel. Upacara tersebut diikuti para peserta Penggalang, pembina, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka dan menjadi tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.
Ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai gugus depan di Kecamatan Posigadan turut ambil bagian. Kehadiran mereka didampingi para pembina dan guru pendamping yang secara aktif mendukung proses pembinaan selama kegiatan berlangsung.
Sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan juga hadir, di antaranya anggota DPRD Bolsel, para asisten sekretariat daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, unsur Forkopimcam Posigadan, jajaran Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, para kepala desa, serta pembina Pramuka.
Dalam sambutannya, Deddy mengatakan pelaksanaan TPGP Kwartir Ranting Posigadan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Deddy, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Nilai kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, cinta tanah air, dan gotong royong yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan dinilai menjadi bekal penting bagi generasi penerus.
Ia menegaskan, peringatan Hari Pramuka tidak semestinya hanya dimaknai sebagai agenda seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Deddy juga mendorong para peserta memanfaatkan TPGP sebagai ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi. Kompetisi yang digelar dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan dan membangun sikap sportif di antara sesama anggota Pramuka.
Ia meminta para peserta tetap memegang teguh nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka serta menjadikan setiap proses selama kegiatan sebagai pengalaman berharga untuk membentuk pribadi yang lebih tangguh dan bertanggung jawab.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan akan terus mendukung Gerakan Pramuka sebagai mitra strategis dalam membina karakter generasi muda. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kita berharap akan lahir generasi yang mampu menjadi pemimpin masa depan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujar Deddy.
Dukungan terhadap pembinaan kepramukaan dinilai penting untuk memastikan generasi muda memiliki ruang positif dalam mengembangkan kemampuan dan kreativitas. Karena itu, keterlibatan pembina, guru pendamping, pemerintah, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pembinaan yang berkelanjutan.
Pelaksanaan TPGP di Posigadan diharapkan mampu melahirkan anggota Pramuka yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga berintegritas, disiplin, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
Melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai kepramukaan, kegiatan tersebut diharapkan turut memperkuat pembinaan generasi muda di Bolsel sekaligus mempersiapkan calon-calon pemimpin yang mampu memberikan kontribusi bagi daerah dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (Infotorial)















