Dialektik News – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Desa Momalia II berlangsung khidmat melalui kegiatan doa bersama yang digelar di Kantor Desa Momalia II, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk merefleksikan perjalanan desa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun masa depan yang lebih baik.
Mengusung tema “Gotong Royong Membangun Desa Mandiri yang Jujur, Adil, Sejahtera, Berbudaya, Beradat, dan Berakhlak Mulia,” peringatan tahun ini menegaskan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai luhur sekaligus mendorong kemajuan desa secara berkelanjutan.
Acara doa bersama tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat Posigadan, Sekretaris Desa Momalia II, aparat desa, Tim Penggerak PKK, para guru TK/KB, tokoh masyarakat, serta warga yang berkesempatan hadir. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya solidaritas dan partisipasi masyarakat dalam setiap momentum penting desa.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Momalia II yang telah memasuki usia ke-29 tahun. Selain itu, masyarakat juga memohon keberkahan, keamanan, serta kemajuan desa di masa mendatang.
Namun demikian, Sangadi Momalia II, Patris Mahanggi, tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut secara langsung. Dalam wawancara melalui sambungan telepon, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena masih mengikuti kegiatan penting di Manado.
Ia menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah menghadiri sosialisasi Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Penguatan Dana Desa Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Kantor Bank SulutGo Pusat.
“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat karena belum bisa hadir langsung dalam peringatan hari lahir desa. Namun kegiatan ini juga sangat penting sebagai bekal dalam mendukung pembangunan desa ke depan,” ujar Patris.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar momentum HUT ke-29 ini dapat semakin memperkuat persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Desa Momalia II.
“Kami berharap Desa Momalia II semakin maju dan mandiri, dengan masyarakat yang tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, serta menjaga adat dan budaya yang ada,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana desa guna mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Sementara itu, jalannya kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Warga yang hadir mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias, mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Peringatan hari lahir ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan juga menjadi refleksi bersama untuk terus membangun Desa Momalia II yang lebih maju, berdaya saing, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. (Infotorial)















