Dialektik News – Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kembali menggulirkan Program Ibadah Subuh Berjamaah (PISB) pasca libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini diikuti oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dilaksanakan secara serentak di rumah ibadah sesuai agama masing-masing, Kamis (2/4/2026).
Bagi umat Muslim, pelaksanaan ibadah Subuh berjamaah dipusatkan di Masjid Amirul Mu’minin Kubah Merah. Sementara itu, umat Kristen melaksanakan ibadah di Gereja Bukit Hermon, dan umat Hindu beribadah di Pura Amertha Segare yang berada di kawasan perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh ASN untuk kembali pada ritme kerja dan pengabdian setelah menjalani masa libur panjang. Selain itu, PISB juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan antarumat beragama di lingkungan pemerintahan.
Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Iskandar Kamaru, dalam arahannya menegaskan bahwa PISB merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan toleransi.
“Pasca libur Lebaran, kita kembali pada ritme kerja dan pengabdian. Melalui PISB ini, saya berharap seluruh ASN dapat memperbaharui niat, meningkatkan keimanan, serta menjaga semangat kebersamaan dan toleransi dalam bekerja melayani masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan PISB kini dijadwalkan setiap hari Kamis. Penyesuaian ini dilakukan seiring dengan penerapan Flexible Work Arrangement (FWA) yang berlaku setiap hari Jumat di lingkungan pemerintah daerah.
“PISB digeser ke hari Kamis agar kegiatan ini dapat diikuti secara maksimal oleh seluruh aparatur. Selain itu, pada pekan depan, PISB akan dirangkaikan dengan kegiatan kerja bakti serentak di seluruh desa dan sekolah se-Bolsel,” jelasnya.
Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam bekerja, menjaga etos kerja yang baik, serta memperkuat persaudaraan lintas agama demi terciptanya pelayanan publik yang optimal.
Dengan kembali digulirkannya program ini, diharapkan semangat kerja ASN semakin meningkat, selaras dengan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan yang terus dijaga di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (Infotorial)















