Dialektik News—Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melanjutkan pemulihan pascabencana dengan mengalirkan listrik ke 57 rumah warga terdampak banjir bandang 2020 di Desa Pakuku Jaya, Kecamatan Tomini, Selasa (30/12/25).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN Kotamobagu.
​Bupati Bolsel menyatakan bahwa penyediaan akses listrik permanen ini adalah komitmen negara untuk mengembalikan kelayakan hidup para korban bencana yang telah menunggu sejak empat tahun silam.

“Penyalaan listrik ini adalah bukti nyata kehadiran negara bagi masyarakat korban bencana. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan taraf hidup dan mempercepat pemulihan sosial ekonomi warga,” ujarnya saat memberikan sambutan di lokasi peresmian.
​Program ini menyasar pemukiman relokasi dan warga terdampak yang selama ini belum mendapatkan akses listrik stabil. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Bolsel bekerja sama dengan PLN Kotamobagu untuk membangun infrastruktur kelistrikan yang sempat lumpuh akibat terjangan banjir bandang pada 2020 lalu.

Manager PLN Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah dalam memperluas rasio elektrifikasi, terutama di wilayah-wilayah pemulihan bencana. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi kehidupan sosial-ekonomi di Kecamatan Tomini.
​Hadir dalam peresmian tersebut Ketua Komisi II DPRD Bolsel Zulkarnaen Kamaru, jajaran asisten sekretariat daerah, serta kepala dinas terkait.
Dengan masuknya aliran listrik ini, warga Desa Pakuku Jaya diharapkan dapat segera memulai aktivitas produktif yang sempat terhambat selama masa pemulihan.(***)
















